Jumat, 19 Oktober 2018

bikin puisi

sesuai janjiku kemarin, hari ini aku akan bikin puisi. maaf sebelumnya. puisi ini akan sedih dan berat. karena butuh perasaan yang berat dan dalam dalam membuat puisi. puisi buatanku juga mengandung kemarahan, protes dan perlawanan, khususnya kepada beberapa orang yang ikut campur dalam hidupku, mengaturku dan menyalahkan apa yang kulakukan. jadi ini akan terasa gak enak.

puisi ini untuk bukan tentang kalian. jadi kalian tak perlu merasa terpojokkan atau dituduh kalau tulisannya seakan-akan menyerang pembacanya. berikut ini puisinya:

melindungi wanita
tugas pria adalah melindungi wanita

melindunginya dari derita dunia

ujian, cobaan, marabahaya, fitnah dan malapetaka

menjadi kesatria
menjadi gentlemen


aku harus kuat
aku harus bertarung
aku harus berjuang
perjuangan ini biar aku yang menanggungnya
biar aku yang menahan bebannyalindungi dari sengat dunia
yang mengancam
nodai sucinya lahirnya

aku tak ingin membuatnya menangis
terluka ataupun tersakiti

perjuangan ini juga menjadi bukti
bahwa aku layak dicintai
layak diterima
layak perjuangkan
layak dipertahankan

maka biarkan aku selesaikan semua tanggunganku
supaya setelah itu bisa kuberikan semua
nafkahku untuknya
tanpa membagi dengan yang lain
atau dikejar-kejar dan ditagih

aku harus mengabaikan
orang-orang yang selalu mencelaku
menyalahkanku
atas apa yang selalu kulakukan

mereka tak pernah menerima apa adanya
tak mau memahamiku
tak mau mendengarkanku

biarlah ini menjadi jalanku
perjuanganku
waktu bukan masalah
lebih baik menderita sendiri
daripada membuatnya berduka

aku bukan pangeran
atau pahlawan berparas tampan
aku hanyalah seorang kesatria
yang berjanji dan berusaha melindungi
tuan putri hatiku

saat ini aku harus melindunginya
dari kerasnya kehidupan nyata
dan saat aku telah siap dan menjadi kuat
akan kubawa dia keluar
menghadapi dunia bersama

aku berharap
semoga tanggunganku segera usai
agar bisa segera bertemu dengannya
di pagi hari


 

-- 00 --

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar