hukum newton 1 berbunyi: "jika resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan nol, maka benda akan bergerak dengan kecepatan konstan atau diam".
selama ini hukum di atas dirumuskan dengan rumus:
∑ F = 0
rumus di atas menurut saya kurang lengkap. rumus di atas hanya menyatakan: resultan gaya sama dengan nol. kemudian jika resultan gaya sama dengan nol, terus kenapa?
hanya dengan rumus di atas, maka akibatnya tidak jelas. jika ingin ditulis lengkap sesuai bunyi hukum newton 1, maka seharusnya rumus di atas ditulis menjadi sebagai berikut:
∑ F = 0 => Δv = 0
artinya, jika total gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan nol, maka perubahan kecepatan yang dialami benda sama dengan nol. benda akan bergerak dengan kecepatan konstan atau diam. diam bisa dianggap bergerak dengan kecepatan konstan, yaitu 0 m/s. masalah ini relatif, tergantung sudut pandang pengamat. benda yang diam menurut satu pengamat bisa saja dianggap bergerak oleh pengamat yang lain karena gerak bersifat relatif.
jika rumus di atas masih terlalu panjang, maka dapat disingkat. pertama dianggap perubahan kecepatan adalah akibat sedangkan total gaya adalah sebab. hukum newton 1 bisa ditulis sebagai berikut:" perubahan kecepatan yang dialami oleh suatu benda berbanding lurus dengan total gaya yang bekerja pada benda tersebut." rumusnya:
Δv ~ ∑ F.
hukum newton 1 masih berbicara tentang perubahan kecepatan. hukum ini belum berbicara tentang percepatan. percepatan dibahas dalam hukum newton 2 : " percepatan yang dialami oleh suatu benda sebanding dengan gaya yang bekerja pada suatu benda dan berbanding terbalik dengan massa benda."
dalam hukum newton 2 baru dirumuskan dengan lebih jelas hubungan antara percepatan, perubahan kecepatan dan gaya. rumusnya sebagai berikut:
a = F/m
Δv/ Δt = F/m
Δv = F. Δt / m
jika Δt / m misalnya dianggap = n, maka Δv = F. n, maka Δv sebanding dengan F. jika n tetap, kemudian F bertambah besar maka Δv semakin besar. kemudian jika gaya yang bekerja pada suatu benda ada banyak, maka yang dihitung adalah resultan gaya. ditulis ∑ F. bagian akibat ditulis terlebih dahulu, baru sebab. oleh karena itu rumus di atas ditulis menjadi:
Δv ~ ∑ F.
itulah pendapat dan ide saya. bagaimana menurut teman-teman?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar