
taqabbalallahu minna wa minkum. selamat hari raya idul fitri 1440 H bagi yang merayakan: umat Islam seluruh Indonesia dan seluruh dunia.
idul fitri ini aku nggak berencana mudik. aku lagi nggak pingin silaturrahmi sama keluarga dan saudara-saudara lain. soalnya nanti bakal ditanyain pertanyaan yang sama," udah nikah belum? kapan nikah? kerja di mana? tinggal di mana?"
capek deh. males. iya aku belum nikah. bete ditanyain gitu. emang aku belum cari calon. aku lagi fokus yang lain. nggak usah ditanyain napa? bisa nggak ganti topik?
aku merasakan ada yang ganjil dari hubunganku dengan keluarga dan kerabatku. kami bersaudara tapi nyaris tak pernah berhubungan. ketemu cuma waktu idul fitri. nggak lebih. nggak pernah ngobrol di luar itu. nggak pernah tanya kabar. nggak pernah bantu saat ada masalah. aku juga gak pernah bantu mereka. jadi seakan-akan hidup sendiri tanpa saling kenal. aku sama keluargaku sendiri juga gitu. ngikutin cerita di film-film action. tanpa keluarga, berusaha hidup sendiri. toh kita semua juga udah dewasa kan? jadi harus bisa memecahkan masalah hidup sendiri. harus bisa hidup sendiri.
aku idul fitri ini lebih memilih beristirahat di tempat kerjaku. tempat kerjaku libur tapi aku boleh pakai kantor sepuasnya. jadi aku bisa istirahat semauku.
tahun kemarin aku ngantuk banget pagi-pagi di rumah jadi tidur, tapi diajakin keluarga buat silaturrahmi. ngantuk banget. pingin tidur di rumah. ada waktu tidur di rumah tapi disuruh jaga rumah. aku tidur. rumah aku tutup. terus ditegur kalau jaga rumah pintunya dibuka. nanti kalau ada tamu biar bisa masuk. terus aku buka, ada tamu. orang dewasa. mereka cari emak. lalu ada anak-anak. semua garing! krik ... krik .. krik.
masalahnya aku nggak tahu mau ngomong apa. mau cari bahan omongan apa juga? kenal aja nggak. tahu namanya aja nggak apa lagi kesukaan mereka. ternyata bertemu sama orang lain itu menakutkan. takutnya dibilang sombong, nggak pernah bergaul sama tetangga, nggak pernah menyapa tetangga, sok kalau ada apa-apa nggak usah ditolong. biar ditanggung sendiri. kalau mati biar gali kubur sendiri. emang enak?
kembali lagi ke tempat kerjaku. aku tadinya ingin tiduran. dulu waktu idul fitri pagi-pagi ngantuk sekali jadi ingin tidur. jadi idul fitri tahun ini rencananya tidur di tempat kerja biar nggak diganggu emak, atau saudara-saudara. biar lebih pulas tidurnya.
tapi ada ide lain lagi. aku kemarin udah download anime. aku juga punya beberapa anime yang belum aku lihat. misalnya psycho pass s1, s2, railgun s3, active raid s1, s2, gundam 00 s1, s2. masih ada banyak lagi. ada 4 hari jatahku bisa tiduran atau nonton anime. hari ahad aku harus pulang kampung juga biarpun cuma sekitar 15 km. hari senin ke perpustakaan sebab udah buka. aku harus pinjam buku buat bahan posting blog ini.
jadi rencananya pagi sampai sore nonton anime. kalau malam mungkin silaturahmi di tetangga dan teman-teman dekatku. aku kenal sama mereka dan tahu bagaimana mereka jadi mungkin akan bisa cari bahan omongan. aku bisa ngobrol sama mereka. saling bantu sama mereka. bisa berdiskusi, bercanda dan melakukan berbagai hal bersama-sama. jadi teman lebih berarti bagiku daripada kerabatku.
mungkin suatu saat nanti harus berubah. saat sudah menikah nanti aku harus mengubah prioritas, keluarga di atas teman.
sekarang waktunya menikmati masa muda dulu..
Hmm aku juga pernah mikir kayak gitu sih. Capek jadi orang introverted di hari raya karena harus berhadapan dg buanyak orang. Gila banget pokoknya . Tapi ya aku berusaha fokus ke hal hal positifnya aja: bisa bahagiain ortu dan saudara dengan kehadiranku , bisa nostalgia. Udah ga muluk2. Kalo ditanya kapan nikah, senyumin aja yg nanya. Haha. Emang dia juga bisa apa.
BalasHapustahun depan insya Allah mudik deh. biar bisa ketemu keluarga lagi.
BalasHapusYa baguslah. Keluarga emang kadang nyebelin tapi ya niatin aja mau sungkem ama ortu. Itu yg paling utama . Yang lain ekstra.
BalasHapus