aku punya rencana hidup. misalnya melunasi kredit motorku, lalu nanti membayar hutang pada yang lain. terus nanti beli hard disk eksternal untuk menampung semua koleksi anime-ku. biar semua anime dari laptopku masuk hard disk eksternal. laptopku jadi bersih. lalu menabung biaya menikah. setelah terkumpul sampai jumlah tertentu baru cari calon istri.
aku punya rencana sampai beberapa tahun ke depan. lalu ada rencana bulanan, mingguan bahkan harian. misalnya hari minggu mau ke mana, senin ke mana, selasa hingga sabtu. tidak hanya hari, tapi sampai jam juga. bahkan untuk main ke rumah teman juga ada jadwalnya.
ada temanku bilang kayak gitu jadi terlalu kaku. nanti jadi menolak undangan orang lain pada waktu yang bentrok dengan jadwal. misalnya ada undangan slametan padahal jadwalnya ke rumah teman. kalau yang kayak gitu sih aku masih bisa ubah. tapi yang gak bisa itu, waktunya ngeblog kok disuruh-suruh. nggak bakalan mau!
kenapa begitu?
karena aku sudah menata hidupku. dulu saudaraku yang lebih tua bilang," kamu itu udah usia dewasa. hidupmu harus tertata."
aku belajar dari buku-buku motivasi bahwa hidup harus tertata. dimulai dari tujuan akhir, rencana jangka panjang, jangka menengah, jangka pendek, lalu jadwal kegiatan mulai dari bulanan, mingguan, harian bahkan jam. di MLM ada pelatihan gitu. bahkan orang-orang sukses aku lihat begitu juga. apa aku salah?
orang-orang yang menentangku bilang," hidup yang kayak gitu gak fleksibel. kaku. gak ada spontanitas."
aku gak bisa seperti itu. kalau seperti itu artinya aku akan menjalani hidup dengan diatur oleh kekacauan. padahal mereka sendiri yang bilang kalau hidupku harus tertata. kalau orang lain menyuruhku, terus aku lakukan tapi mereka menyalahkanku, saat itulah aku tidak akan percaya lagi pada mereka. aku harus belajar dari pengalaman bahwa orang-orang yang seperti itu tidak bisa dipercaya.
jadi aku akan tetap pada jalan hidupku. inilah jalan hidupku.
Haha ada benarnya sih. Keteraturan membuat kita lebih mudah menjalani hidup. Tapi memang efeknya hidup jadi monoton. Ya sesekali bisa dilakukan hal hal yang membuat kita terkejut, excited, tertantang, supaya hidup nggak datar datar aja.
BalasHapusiya. soal kejutan juga diberi kesempatan. misalnya sebulan sekali rekreasi, terus mencoba hal-hal baru di waktu luang. terus belajar, cari teman baru.
BalasHapus