Selasa, 24 Maret 2020

tujuan hidup manusia


 

apa tujuan hidup manusia?


ada beberapa jawaban ditinjau dari beberapa aspek. ada aspek empiris, psikologis dan normatif. masing-masing aspek sebagai berikut:

1). empiris

tinjauan secara empiris yaitu tinjauan mengenai tujuan hidup manusia apa adanya berdasarkan fakta, bukan aturan yang seharusnya. tinjauan ini menemukan beberapa jawaban bagi manusia, misalnya:

a). hidup secara biologis

secara biologis, hidup adalah lawan dari mati. kalau mati, manusia tidak bergerak dan tidak beraktivitas sedangkan kalau hidup manusia bergerak dan beraktivitas. dalam biologi manusia dikatakan hidup jika memenuhi 7 syarat, yaitu:

1). bergerak

2). bernafas

3). makan

4). tumbuh

5). berkembang biak

6). menanggapi rangsang

7). mengeluarkan zat sisa

tidak hanya manusia, seluruh tumbuhan dan hewan pun sama. semua syarat di atas adalah aktivitas di dalam tubuh makhluk hidup. semua proses itu adalah proses metabolisme dalam tubuh makhluk hidup. tujuan dari proses metabolisme adalah mempertahankan kelangsungan hidup makhluk hidup tersebut. jadi secara biologis tujuan hidup, dalam arti metabolisme tubuh manusia adalah untuk bertahan hidup dan mempertahankan kehidupannya.

b). secara psikologis

sebelum menjelaskan tujuan hidup manusia dalam aspek psikologis manusia, maka perlu dijelaskan duu arti hidup. arti hidup ini hanya definisi operasional untuk memudahkan penjelasan, bukan definisi hakikat. definisi hidup di sini adalah aktivitas. aktivitas adalah fenomena, perbuatan dan kegiatan yang dilakukan secara berulang dalam waktu lama dan frekuensi banyak sehingga membentuk pola, gaya hidup bahkan sistem kehidupan. karena kita membahas manusia, maka aktivitas di sini adalah aktivitas manusia. aktivitas di sini berbeda dengan aktivitas yang dilakukan oleh setiap sel di dalam tubuh manusia, tetapi aktivitas yang dilakukan oleh manusia sebagai satu individu. aktivitas sel-sel tubuh manusia adalah melakukan proses metabolisme tubuh, sedangkan aktivitas individu manusia di antaranya bekerja, makan, tidur, bersekolah, bepergian dll. aktivitas sel-sel tubuh manusia adalah aktivitas tak sadar yang di luar kendali manusia sedangkan aktivitas individu manusia adalah aktivitas sadar yang berada dalam kendalinya. manusia memiliki akal, kesadaran, perasaan dan kendali terhadap anggota-anggota tubuhnya. dengan semua bekal itu manusia menjalani aktivitas hidupnya.

secara singkat dapat dikatakan bahwa tujuan hidup manusia di sini, aktivitas sadar manusia adalah hanya untuk dua hal:

I. memenuhi kebutuhan hidupnya. di antaranya makana, pakaian, membayar tagihan tempat tinggal, membayar listrik, pajak, pulsa dll.

II. memenuhi keinginannya. misalnya manusia ingin mencari cinta, mencari kekasih, mencari kebahagiaan, ingin menekuni hobi tertentu, ingin mendapatkan penghargaan, kehormatan, aktualisasi diri, bergaul, mengikuti perkembangan zaman, beribadah, menolong orang lain, melayani negara dan bangsa dll. semua itu dilakukan manusia bukan untuk mempertahankan hidupnya (di mana kalau tidak dipenuhi manusia bisa mati), tapi untuk mendapatkan ketenangan, diakui secara sosial di dalam masyarakat, negara dan bangsa, kepuasan dll.

tinjauan di atas adalah tinjauan secara empiris, berikutnya adalah normatif.

2). secara normatif

tinjauan secara normatif adalah tinjauan tentang bagaimana tujuan hidup manusia yang seharusnya. bagaimana tujuan hidup manusia yang sebenarnya, yang seharusnya tidak bisa dijawab secara pasti karena manusia tidak tahu tujuan hidup hakikinya. untuk menjawab pertanyaan itu maka harus dikembalikan kepada pandangan dasarnya.

pandangan dasarnya adalah manusia itu diciptakan. manusia tidak tiba-tiba ada di dunia ini kemudian dibiarkan bebas tanpa tujuan dan aturan. manusia adalah ciptaan. penciptanya adalah Tuhan. apa tujuan hidup manusia maka jawabannya ada pada Tuhan. Apa Tujuan Tuhan menciptakan manusia? maka manusia harus mencari tahu kepada Tuhan.

bisakah manusia bertanya atau mencari tahu secara langsung kepada Tuhan? tidak, karena Tuhan berada di luar jangkauan manusia. bertemu Tuhan saja manusia tidak pernah apalagi bertanya dan mencari tahu tujuan penciptaannya. meskipun begitu bukan berarti Tuhan tidak memberikan pedoman dan jawaban. Tuhan telah memberikan jawaban. jawaban itu diberikan di dalam kitab suci yang mengandung firman Tuhan yang asli dan suci. untuk membuktikan kitab suci itu benar-benar firman Tuhan, maka harus dapat dibuktikan secara rasional bahwa kitab suci itu benar-benar firman Tuhan. caranya dengan memeriksa kitab suci tersebut. jika kitab suci tersebut mengandung mukjizat, maka kitab suci tersebut benar-benar firman Tuhan karena hanya Tuhan yang mampu mendatangkan mukjizat yang luar biasa, supernatural dan adi kodrati. manusia biasa tak mungkin bisa membuat mukjizat. ilmu pengetahuan bisa membuat keajaiban dengan merekayasa hukum alam, tapi mukjizat tidak. mukjizat benar-benar melanggar hukum alam.

Tuhan mendatangkan kitab suci tidak dengan cara mengirim seperti faksimile dari surga. kitab suci tidak turun tiba-tiba dari langit. Tapi Tuhan mengirim malaikat kepada seorang manusia pilihan-Nya untuk mengajarkan firman-Nya. kemudian manusia pilihan itu menjadi nabi dan rasul untuk menyampaikan firman Tuhan, pesan-pesan Tuhan.

saat ini ada banyak agama, nabi-nabi dan kitab suci. maka yang manakah yang termasuk firman Tuhan yang asli? yang manakah yang kitab suci yang benar, nabi yang benar dan agama yang benar?

kitab suci yang benar, nabi yang benar dan agama yang benar adalah agama yang ajarannya rasional, memuaskan akal, menenangkan hati, sesuai dengan fitrah manusia. kitab suci yang benar adalah kitab suci yang mengandung mukjizat, seluruh isinya benar, tanpa kesalahan, kekurangan, kontradiksi, perubahan, baik penambahan maupun kekurangan. jika tidak mengandung mukjizat dan segala persayaratan tersebut, maka kitab suci tersebut bukan firman Tuhan yang asli, bukan buatan Tuhan melainkan buatan manusia. manusia yang membuatnya membuat tulisan, mengatakan kepada orang-orang bahwa tulisannya adalah firman Tuhan, lalu memerintahkan mereka mematuhinya, membayar kepadanya. mereka menjual agama dengan harga yang murah.

kemudian bagaimana tujuan hidup manusia menurut agama yang benar tersebut, menurut kitab suci, firman Tuhan yang asli yang disampaikan oleh rasul yang asli tersebut?

manusia diciptakan untuk beribadah kepada Tuhan. manusia hendaknya menyembah-Nya, melayani-Nya, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. manusia diperintahkan untuk menjadi wakil Tuhan di muka bumi dan memakmurkan bumi. bukan berarti Tuhan menyerahkan kekuasaan-Nya di bumi untuk manusia (sehingga manusia menjadi memiliki kekuasaan absolut, mutlak, kebal hukum dan memiliki hak prerogatif yang tak bisa dikoreksi siapapun), tapi supaya manusia mengelola bumi mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Tuhan. dengan begitu manusia menjalankan aturan-aturan Tuhan di muka bumi.

dengan beriman kepada Tuhan, rajin beribadah kepada-Nya, selalu menyembah-Nya, melayani-Nya, menjalankan perintah-Nya, menjauhi perintah-Nya, manusia akan bisa memasuki surga dalam kehidupan setelah mati dan mendapatkan kehidupan bahagia yang kekal. sedangkan bagi yang ingkar dan berpaling maka baginya neraka yang membara di mana siksaan yang pedih menanti.

dalam kehidupan manusia, jika manusia mematuhi pedoman dan aturan Tuhan, maka kehidupannya akan dimudahkan. dengan izin Tuhan dia akan dikelilingi kebaikan. masalah hidup akan menjadi ringan dalam pandangannya dan bisa akan bisa melaluinya hingga akhirnya dia akan bertemu Tuhannya.

sebagai tambahan, ada pendapat yang mengatakan bahwa tujuan hidup manusia adalah untuk mati. saya tidak setuju dengan pendapat ini. karena mati adalah kondisi yang pasti dicapai oleh manusia, baik dengan berusaha ataupun tidak. sama halnya dengan sakit, miskin dsb. tujuan hidup yang dimaksud di sini adalah sesuatu yang ingin dicapai oleh manusia sehingga manusia berusaha mencapainya. sedangkan kebanyakan manusia tidak ingin mati. kebanyakan manusia takut mati, benci mati bahkan berusaha menjauhinya. jadi kematian bukan tujuan hidup manusia. kematian adalah salah satu fase kehidupan manusia yang pasti dilalui oleh siapapun. adapun bagi orang yang ingin bunuh diri (misalnya, karena putus cinta, diselingkuhi, punya hutang banyak, dll) tujuan mereka bukan mati. tujuan mereka adalah mereka ingin meninggalkan segala masalah. saat mereka ditimpa masalah yang menurut mereka sangat besar, sangat berat, tak bisa diatasi atau dihindari, mereka terpaksa memilih kematian karena mereka beranggapan dengan bunuh diri, mereka akan bisa menyelesaikan masalah, lari dari masalah, tanggung jawab dll. kalau ada yang lain dan mereka tahu, mereka pasti memilih jalan yang lain. jadi tujuan mereka bukan ingin mati, tapi ingin menghindari masalah, depresi, kesedihan, ujian, cobaan, musibah dll. sebenarnya tujuan mereka adalah mencari kebahagiaan. jadi tujuan mereka adalah mencari kebahagiaan dengan cara menghilangkan penderitaan, pergi dari dunia yang penuh masalah ini.

adapun bagi orang-orang yang rela berperang di jalan Tuhan, para prajurit dalam perang suci membela Tuhan dan agama tertentu, mereka bukan ingin mati, tapi mereka menginginkan kejayaan dalam kehidupan di dunia sini maupun di alam setelah mati. Tuhan telah menawarkan perdagangan yang menguntungkan bagi mereka di mana mereka akan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, kenikmatan tiada tara, bidadari yang tek pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, tak pernah disentuh oleh manusia manapun dan jin. Tuhan telah membeli kehidupan mereka di mana mereka akan mengorbankan hidup mereka demi surga. maka itu adalah perdagangan yang menguntungkan. jadi tujuan mereka bukan kematian, tapi surga, kebahagiaan. jadi termasuk keinginan dalam hati manusia.

jadi, tujuan hidup manusia itu banyak. bisa dipilih mana yang terburuk dan mana yang terbaik. masing-masing memiliki akibat dan konsekuensi. jika memilih salah satu, maka bersiap-siaplah menerima konsekuensi dan akibatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar