Minggu, 10 Mei 2020

ide bisnis dari hobi


 

setelah tadi pembahasan bisnis dari modelnya, sekarang aku akan membahas bisnis dari hobi. begini:


misalnya aku akan berusaha mencari usaha tambahan. usaha itu adalah bisnis, bukan kerja sambilan lagi di tempat orang lain. tidak menjadi karyawan di tempat orang lain, tapi menjadi pengusaha di tempatku sendiri. dari mana mulainya?

aku tidak menyebut bisnis sendiri dulu, tapi usaha sendiri. bisnis itu kalau sudah besar. kalau usaha sendiri, bisa kalau masih kecil, baru mulai. dari aku sendiri yang akan memulainya.

dari mana mulainya?

aku akan mulai dari hobi. ini tentang aku. bukan orang lain. jadi kalau gak sama dan gak setuju gak papa.

hobiku dan yang dulu pernah aku lakukan sebagai kerja sambilan adalah mengajar matematika. aku pernah melakukannya dari tahun 2008 sampai 2018 walau ada berlubangnya sedikit. maksudnya tahun 2014 aku berhenti mengajar karena sudah kerja dari pagi sampai sore. jadi butuh istirahat. tahun 2015 aku mengajar lagi.

aku mengajar matematika melalui les privat. jadi datang ke rumah-rumah muridku. muridku kelas 7 SMP sampai kelas 12 SMA. jadi produkku adalah jasa berupa pengetahuan matematika. nanti bisa ditambahi fisika, kimia dan biologi. jadi MIPA. konsumennya adalah siswa-siswa SMP hingga SMA. setelah itu promosi ke teman-teman. promosi ke sekolah-sekolah. tebar berita dari mulut ke mulut.

tindakan dalam usaha ini adalah mengajar. menyampaikan materi pelajaran sekolah. ada penyampaian teori, soal-soal latihan dan pembahasan. dengan penyampaian yang lunak, tidak keras/ killer insya Allah akan diterima oleh siswa. selain itu berusaha untuk tidak kaku. sekali-kali perlu selingan, bercanda dan berusaha mengenal kehidupan siswa. berusaha memperhatikan mereka dan peduli pada mereka.

perlengkapan. perlengkapan yang dibutuhkan dalam usaha ini, minimal buku tulis, polpen, meja belajar dan kursi. selanjutnya whiteboard dan spidol. kemudian kalau mau lebih besar, membuat ruang kelas berisi 20 siswa. lebih dari itu sepertinya terlalu banyak sehingga tidak bisa fokus dan konsentrasi.

selanjutnya membuat sistem. misalnya jam belajar, tempat dan hari. tempatnya tetap. kalau privat, di rumah siswa dengan meja dan kursi tergantung mereka. kalau di rumahku sebagai les privat tergantung rumahku. tapi kalau membuat kelas, maka tempatnya tetap dengan disusun seperti ruang kelas di sekolah. nanti bisa diubah kalau mau variasi dan improvisasi. jam belajar bisa diatur misalnya setelah maghrib atau isya. bisa juga sore setelah asyar. waktu sholat les dihentikan untuk sholat. pertemuan bisa 1x sampai 5x seminggu. 1 pertemuan 1 jam. nanti biayanya bisa dihitung perjam. tarif biaya SMP dan SMA dibedakan karena tingkat kesulitannya berbeda.

sistem selanjutnya adalah materi. jadi aku harus membuat semacam modul. modul itu akan membantuku menyusun apa yang akan disampaikan dalam bimbel tersebut. misalnya daftar materinya apa, subbabnya apa. tidak hanya materi kurikulum yang ada di sekolah, tapi juga materi tambahan. karena aku tidak ingin hanya meneruskan dan mengulangi apa yang sudah diterangkan di sekolah, tapi aku juga ingin menambahkan sesuatu, mengurangi sesuatu dan mengubah sesuatu dari siswa-siswaku. aku ingin siswa-siswaku tidak hanya berhasil dalam pelajaran sekolah, tapi hidup mereka juga berubah menjadi lebih baik. tidak hanya nilai, tapi juga pola berpikir, sikap dan perilaku juga.

langkah-langkah di atas akan aku gunakan nanti aku setelah nikah. jadi setelah nikah rencanaku adalah aku akan membuat LBB matematika privat sendiri dulu di rumah. kalau sudah berhasil baru membuat kelas di dekat rumah, mencari lokasi untuk LBB yang stabil dan mapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar