sebenarnya sudah lama orang-orang di sekitarku menyarankan - lebih tepatnya menyuruh - aku untuk cari kerja tambahan. kata mereka hidup gak akan cukup hanya dengan satu sumber penghasilan. kita harus punya usaha sendiri. jangan jadi karyawan terus. kita harus jadi pebisnis, pengusaha biar mandiri.
mereka bilang aku kerja di perusahaan bosku. aku bisa ikut menjualkan produk perusahaan bosku. misalnya jualan online, foto di facebook dan sebagainya. teman-teman, keluarga, teman kerja bahkan bosku sendiri menyuruhku jualan begitu.
meskipun begitu aku tetap juga tidak jualan. aku tidak melakukan apa yang mereka bilang. kenapa?
karena aku berpikir tidak sesederhana itu. dari kuliahku aku belajar bahwa:
- bisnis dimulai dari ide. kita harus punya ide bisnis. ide itu bisa berupa produk barang atau jasa. produk itu harus kreatif dan inovatif supaya unik dan dikenali banyak orang. kalau tidak unik, tidak akan dikenali. orang-orang akan beli ke tempat lain. buat apa beli ke tempat kita kalau di tempat orang lain ada? meskipun begitu, produk kita juga harus memenuhi kebutuhan masyarakat supaya masyarakat membelinya karena butuh. tidak hanya asal jualan. jadi produk kita ada gunanya. tidak asal ada. misalnya kalau jualan papan seluncur di desa di gunung, hampir mustahil ada yang mau beli. kenapa? buat apa orang desa gunung beli papan seluncur? mereka nggak butuh kan?
- produk bisnis dihasilkan melalui proses produksi. kita harus tahu teknik dan proses produksi dengan benar supaya produk yang dihasilkan berfungsi dengan baik dan berkualitas. kalau tidak, produk bisa gagal. rugi dan bisa bangkrutlah kita.
- produk itu diproduksi dari bahan baku. jadi kita harus punya bahan bakunya. tidak hanya bahan baku, tapi juga bahan pelengkap seperti peralatan-peralatannya. soal bahan baku, kita harus tahu bahan bakunya ada di mana, siapa yang punya, bagaimana kita mendapatkannya, bagaimana membawanya ke tempat produksi kita. singkatnya pengetahuan tentang supplier kita.
- produk bisnis itu akan dijual kepada konsumen. kita harus tahu konsumen kita siapa saja. lebih spesifik lagi segmen pasar kita. kita harus tahu siapa yang akan beli produk kita. apakah anak-anak, remaja, dewasa atau orang tua? laki-laki atau perempuan? tingkat ekonomi berapa? dari budaya apa? semua itu harus kita pertimbangkan.
- sebagai tambahan dalam membahas aspek konsumen dan segmen pasar kita juga harus membahas saingan. dalam bisnis kita sekarang tentunya sudah ada orang-orang yang berbisnis yang sama dengan kita. mereka adalah saingan kita. bagaimana caranya agar kita dapat bersaing dengan mereka? bagaimana agar kita dapat memperoleh konsumen di pasar yang sudah ditempati mereka supaya laku? ini harus kita pertimbangkan. masih ada peluang atau tidak? atau sudah jenuh? ada market barrier atau tidak? kalau tidak ada kita bisa langsung masuk. kalau ada, bagaimana cara kita menembusnya?
- dalam teknik produksi lanjutan ada keahlian yang harus dikuasai. namanya manajemen. manajemen praktisnya adalah pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola proses bisnis supaya berjalan dengan efektif dan efisien sehingga menurunkan biaya dan mendapatkan keuntungan seoptimal mungkin. optimal, bukan maksimal karena ada banyak faktor bisnis. keuntungan maksimal bisa saja untungnya besar tapi mengorbankan yang lain seperti kesejahteraan karyawan, lingkungan, keluarga pribadi dsb sedangkan optimal mempertimbangkan hal-hal di luar keuntungan materi juga.
- manajemen dibagi menjadi empat: manajemen produksi, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia dan manajemen pemasaran. dalam manajemen pemasaran ada 4p: promotion, people, price dan product. promosi ini yang harus dilakukan. singkatnya, setelah punya produk kita harus mempromosikannya supaya terkenal dan orang-orang mau beli. bagaimana cara mempromosikannya? itu yang harus kita pikirkan.
- dalam manajemen keuangan singkatnya ada biaya produksi, modal, biaya bahan baku, harga jual, harga beli dan sebagainya. total akhirnya biaya produksi + untung = harga jual. harus kita jual dengan harga berapa produk itu biar kita untung sekian? lalu bagaimana caranya supaya biaya produksinya bisa turun. kalau biaya produksi turun, harga jual bisa diturunkan dengan keuntungan yang tetap supaya makin banyak orang yang bisa beli dan produk kita laku makin banyak. atau harga jual tetap keuntungan makin besar.
itulah singkatnya beberapa pengetahuan bisnis yang aku ketahui. pengetahuan itu membuatku memandang bisnis sebagai urusan yang kompleks. aku jadi merasa nggak bisa memulai bisnis kalau semua pertanyaan dan aspek di atas terjawab. itulah sebabnya aku belum mulai-mulai bisnis. seperti kata orang, orang akademis itu menderita kelumpuhan analisis. pengetahuan yang mereka miliki malah membuat mereka tidak bisa dan tidak berani memulai berbisnis. aku harap aku akan mengetahui jawaban semua aspek tersebut dengan lengkap baru aku akan memulai berbisnis, membuka usaha sendiri, sebagai seorang pengusaha.
postingan ini bukan untuk menghakimi siapapun. postingan ini hanya menunjukkan pemikiranku dan alasan kenapa aku belum berbisnis juga walau aku pernah kuliah ekonomi dan sebagai orang dewasa yang sudah bekerja dan sadar aku punya kebutuhan hidup yang makin banyak ke depannya, apalagi kalau hidup berkeluarga nanti. itu saja.
sekian. terima kasih. Assalamu alaikum wr. wb

Tidak ada komentar:
Posting Komentar