Minggu, 11 Agustus 2019

mencari buku ke tulungagung



hari ini aku berangkat ke tulungagung. tujuannya untuk mencari buku, sekalian touring, jalan-jalan, mencari toko-toko buku di sana, ingin tahu isinya. siapa tahu ada yang aku cari selama ini?


aku berangkat dari rumah pukul 09.14, setelah sholat ied dan bersih-bersih pakaian. di jalan aku periksa lagi. berangkat pukul 09.20. aku berangkat lewat selatan melewati Kademangan ke barat, Jimbe, Rejotangan dan seterusnya.

sekitar pukul 10.20 aku tiba di perempatan utama Tulungagung. aku ke utara. pertama, mencari toko buku satelit. toko satelit adalah toko buku bekas yang pertama kukunjungi dulu itu. dulu aku mencari buku di sana tapi belum menemukan yang aku cari. aku coba ke sana lagi hari ini.

aku menemukannya, tapi toko itu tutup hari ini. mungkin karena idul fitri. aku ke utara terus jauh. di timur jalan pojok perempatan lampu merah aku menemukan toko buku sakura. tapi tokonya kecil. kelihatannya bukunya nggak banyak. aku bermaksud meninggalkannya saja. aku tunggu lampu hijau menyala, tapi ada tulisan “belok kiri langsung”. jadi aku langsung jalan saja.

aku terus ke barat. di sana cek tujuan dan rute dengan google map. Alhamdulillah, sudah punya smartphone. jadi tahu arah. gak perlu tanya orang lagi. insya Allah gak bakalan kesasar. aku ke barat. lalu ada perempatan belok kiri.

aku ke selatan terus liat kanan jalan, timur jalan. nama tokonya planet nusa indah. untung tokonya besar dan  pasang papan nama yang jelas, jadi gampang ketemu. aku parkir sepeda motor. jangan lupa kunci setang dan kunci rem. helm dikunci di jok. setelah itu baru masuk.

di dekat pintu ada satpam laki-laki. dia tanya,” cari apa, mas?”

“buku kuliah, pak.” jawabku.

“pelajarannya apa?”

“matematika.”

“paling belakang.” sahut pak satpam itu.

aku masuk ke bagian paling belakang. sekalian liat-liat sekeliling. ada banyak alat tulis di sana. buku-buku tulis bertumpukan. aku terus ke dalam. di sana ada banyak novel lama. sebagian ada di PMBK. aku liat satu persatu judulnya. kayaknya ada yang seru.

terus aku ke belakang lagi. di sana ada buku matematika SMA, bahasa Indonesia SMP, fisika. terus ada matematika kuliah seperti matematika diskrit. lalu fisika tegangan, teknik bangunan. ada fengshui juga. di sebelah kirinya ada buku-buku ekonomi. buku manajemen, operasi research. yang menarik ada buku Andrie Wongso “18 wisdom dan sukses” dan “16 wisdom dan sukses”. aku jadi ingin beli. untung bukunya ada yang gak disegel. aku baca sedikit. ada cerita pendeknya. lalu ada versi bahasa inggrisnya. lalu ada buku tips mengoptimalkan microblog. pingin beli tapi aku belum yakin. jadi, gak jadi. aku pergi.

aku terus ke selatan. sekalian mencari alun-alun kota, eh kabupaten. Tulungagung itu kabupaten, nggak punya kota. aku telusuri. aku dulu kayaknya pernah melewati jalannya, waktu ke masjid. aku lewat sana. dulu aku pikir alun-alun tulungagung itu agak masuk, buntu dan gak punya jalan raya yang melingkarinya, tapi kata temanku ada. ternyata ada. semoga gak terlalu jauh masuknya. lalu ada jalan ke barat. aku belok ke barat mengikuti sebuah mobil kijang putih (?). ke barat. lalu ketemulah.

jalannya searah. di sisi timur alun-alun harus ke selatan. aku ke selatan terus menemukan tempat parkir di sana. aku parkir dan taruh helm. ada petugas parkir datang. dia ibu-ibu dengan usia sekitar 50 tahunan. dia kasih tiket parkir lalu suruh aku bayar parkir dulu 2 ribu. aku kasih lalu aku masuk.

alun-alun tulungagung ini isinya padat. di tengah ada menara dengan lima pilar membentuk segilima. di bawah kelima pilar itu ada semacam tiga tingkat. banyak burung merpati hinggap di sana. di bawah tingkat itu ada kolam. di kolam itu ada beberapa air mancur. di sekitar itu ada jalur jalan kaki bagi pengunjung.

hari ini ramai pengunjung. ada yang rekreasi, membawa anak-anak mereka. ada juga yang jualan. ada yang jual minuman teh botol, jagung untuk merpati. ada yang jual mainan anak-anak. ada yang menyediakan styrofoam bergambar untuk diwarnai anak-anak. ada yang jual balon plastik berbentuk bebek dan bentuk lain.

aku ke selatan. di sana ada tempat duduk, anak-anak bermain sekuter dengan dua pijakan. lalu ada arena skate board yang jadi seluncuran anak-anak. di sebelah jalan masuk ada nama “taman aloon-aloon” dari deretan huruf dari besi. aku memotret sebentar lalu masuk lagi. jalan masuk ini gak ada pintunya, hanya ada palang besi rendah sebagai penghalang mobil dan motor agar tak masuk.

aku masuk ke dalam lagi, menelusuri jalan setapak. ada yang berpaving rapat. ada juga yang dari ubin kotak-kotak dari semen yang ditata membentuk jalan dengan jarak agak renggang. waktu aku lewat ada beberapa pasangan yang lagi bermesraan. biasa aja.

aku terus ke utara melewati area parkir yang ada di sebelah timur. tadi di sebelah selatan ada TK Darma wanita. di tengah timur ada kantor DPRD. di jalanku masuk tadi sebelahnya ada toilet umum. ke utara terus. di pojok alun-alun ada pohon beringin rendah. serabut-serabut akarnya rapat. habis dari utara ke barat. di sebelah utara, luar alun-alun, seberang jalan ada monumen kartini. di sanalah kantor bupati berada. aku ke barat. di area ini agak sepi dan jarang. tanahnya masih banyak yang kosong. yang pacaran masih ada. ada beberapa cewek berjilbab ngumpul di sana.

aku ambil jalan agak serong. setelah melewati beberapa orang terlihat ada tanda hati berwarna ungu. siapa yang mau selfie silakan di sana. aku bolak-balik melihat semuanya dari berbagai segi. sekalian memotret hal-hal yang menarik. putaran pertama di lingkar luar berlawanan dengan arah jarum jam. putaran kedua di track lebih masuk searah jarum jam. putaran ketiga mengelilingi air mancur berlawanan dengan jarum jam.

oh, ya aku lupa cerita. di alun-alun ini ada rumah merpati. jadi ada banyak sekali merpati di sini. mereka banyak yang hinggap di tingkat tengah kolam. ada juga yang di tanah. pengunjung bisa membeli jagung dan memberi makan merpati. terus di bagian selatan ada kolam dengan teratai. terus ada area jalan di tali tergantung. ada anak kecil yang mencoba melewatinya. lalu ada anak kecil lain yang mau coba tapi kelihatannya masih ragu-ragu dan takut.

di sebelah barat alun-alun ada masjid agung. namanya masjid Al-Munawwar. di sebelahnya ada jalan raya ke barat. di seberang jalan bagian selatan ada kantor pos.

udah selesai. pukul 11.20. terdengar suara qiroah dari masjid. aku segera pergi dari alun-alun. aku kembali ke alun-alun lewat jalan tengah. kembali ke sana, ada sepeda motor lain yang menghalangi sepeda motorku. aku mencoba memindahkannya tapi celaka, salah satu helmnya jatuh. ada dua helm dan jatuh satu. petugas parkir membantuku memindahkan sepeda motor itu. aku mengeluarkan sepeda motorku lalu pergi keluar.

aku memutari alun-alun ke barat. melewati masjid agung ke barat sedikit ada toko buku salemba. aku parkir dan masuk ke dalam. di dalam ada banyak novel, lalu buku kesehatan, buku memasak. terus ada tulisan “buku perguruan tinggi” tapi ternyata setelah aku cek nggak ada. adanya buku hukum, alkitab kristen, dan buku Islam. aku lihat judul-judulnya. aku lupa apa saja judulnya.

aku pindah ke rak lain. di sana ada buku “berpikir positif” karya Norman vincent peale. ini yang aku cari! salah satunya. aku cari ke sebelahnya. ada buku “berpikir dan menjadi kaya” napoleon Hill. ini dia. harganya Rp 34.000. aku mencari kedua buku ini. ukurannya pas. tapi sayang, kertasnya coklat. aku cari yang putih, bukan yang cokelat atau khaki. aku baca sedikit. untung nggak disegel. gimana? beli nggak? nggak deh. aku harus katakan “tidak” pada yang baik agar bisa katakan “ya” pada yang terbaik. aku lihat buku-buku lain.

adzan berkumandang. aku jadi punya alasan untuk pergi. aku keluar, belok ke timur menuju masjid agung untuk sholat.aku parkir motor di trotoar (sorry deh). terus masuk masjid. tapi tempat wudlu-nya mana? di utara ada tanda wanita tapi di selatan gak ada. aku ke barat langsung ketemu tempat sholat.

seorang laki-laki menyapa,” mencari tempat wudlu, mas?”

“iya.”

“di sebelah utara.”

“oh, makasih.”

aku segera ke sebelah utara masjid. di sana baru terlihat deretan keran. ada wanita wudlu di sana. ternyata tempat wudlu pria dan wanita campur ya? baru tahu. aku wudlu lalu masuk ke dalam. AC-nya dingin. karpetnya merah dan tebal. aku pun sholat bersama orang-orang.

habis sholat aku kembali ke alun-alun dengan jalan kaki. tadi ada seorang ibu yang jualan nasi kuning. aku ingat tempatnya. ke sana aku beli nasi kuning. harganya Rp 5000 plus aqua 1 jadi Rp 6000. setelah itu cari tempat yang tenang untuk makan. tempat-tempat lain ditempati orang lain. ada juga yang kosong tapi tak ada peneduhnya, jadi panas. aku ke barat terus mencari. ada bangku kosong di luar alun-alun. di bawah pohon. aku ke selatan. di sebelah selatan pintu masuk ada tempat duduk bermeja dan berpayung yang kosong. empat bangku mengelilingi satu meja. aku makan di sana. nasinya dikit. moga-moga kenyang. lauknya juga kurang. aku harusnya beli rempeyek juga kali? tapi habisin aja.

setelah makan ke masjid buat tidur sebentar. di jalan jangan lupa buang sampah pada tempatnya. aku tidur sebentar dari 12.20 sampai 13.00. tadi 12.50 terbangun tapi masih mau nambah tidur lagi. jam 13.00 baru berangkat lagi. kali ini toko progresif. letaknya di sebelah barat alun-alun belok ke selatan timur jalan. aku mengikuti google map ke sana. sampai sana ternyata tokonya tutup. ya udah lewati saja.

sekarang ke Apollo supermart. kata temanku di dalamnya ada bagian toko bukunya. aku jadi ingin coba ke sana. dulu gak sengaja pernah melewatinya waktu mencari toko togamas. aku ke selatan terus ke timur lalu ke selatan lagi. lihat terus kiri jalan. mall besar gitu mestinya agak masuk untuk memberi area parkir bagi pengunjung, jadi pasti mencolok. untungnya benar.

aku masuk area parkir. ada yang pakai gesek kartu, ada yang tekan tombol tiket. aku tekan tombol. begitu dapat tiket palang pintu terangkat. masuk mencari tempat yang pas di dekat bangunan. begitu dapat masuk.

pintu masuknya diberi bingkai merah. setelah masuk ada dua eskalator. di tengahnya ada kasur. seorang satpam berseragam putih hitam berjaga. aku melihat-lihat sekeliling. di sebelah selatan ada kafe humberger. lalu kafe yang lain. di tengah ada stand penjualan spring bed. terus ada meja mebel. terus ada penjual mainan anak-anak seperti boneka. di timur ada belga mart. isinya supermarket. aku keluar lewat pintu kaca samping supaya bisa melihat ke dalam. dari samping kelihatan kalau isinya jualan roti seperti roti tawar, sari roti dsb. di belakangnya lagi ada mushola. jadi mushola dipojokin gini?

aku masuk lagi. naik ke lantai dua. di lantai dua area jual baju. ada jaket, celana panjang, training dll. lalu ada area sepatu di barat sana. banyak sekali sepatunya. begitu juga orang yang beli. beli baju maksudnya. aku turun lagi.

aku ke bawah, balik ke timur. ke barat. fix. gak ada toko buku di dalam sini. semua jadi membosankan dan gak menarik. kalau perasaannya pingin coba semua, ya semua jadi menarik sih tapi gak penting.

aku keluar dari sana. terus siapin uang. bayar parkir. untung juga cuma Rp 2.000. aku kira Rp 3.00- atau Rp 5.000. aku terus keluar. sekarang mencari toko tujuan utama: toga mas. di dekat sana barat jalan. toko-toko lain tutup. aku jadi berpikir toko itu tutup. untung aja nggak. aku menyeberang.

ada honda Jazz merah mendekat. aku segera menyeberang dan mengerem mendekati trotoar dan pohon kerai payung kurus. ada orang mau keluar dari toko dengan motor. aku tungguin dia lalu parkir motor. taruh helm dan masuk.

targetnya di belakang sisi kanan toko. aku sekalian lihat buku yang lain. sayangnya aku nggak ingat semua. ada buku Riordan “percy jackson and the olympius” series. jadi ada banyak. ada novel tere Liye, Andrea hirata. ternyata novel Andrea hirata udah banyak. ada sirkus pohon, Ayah, padang bulan dll di luar seri laskar pelangi. aku gak ingat. di bagian Islami ada “kado pernikahan”, Riyadus solihin, Bulughul maraam, ahkamu sulthoniah Imam Mawardi. wah, penting ini. ada minhajul qoshidin. aku cari kitab tauhid karya Dr. Shalih bin fauzan Al-fauzan. begitu ketemu aku ambil. lalu cari buku yang lain.

di tengah ada rak buku motivasi. ada buku kebahagiaan, berpikir positif dll. ada buku kehidupan tapi penulisnya orang jepang. aku gak yakin deh sama mereka. lalu ada buku makroekonomi, mikroekonomi, manajemen, pengantar ilmu sosial. di rak ilmu sosial ada pengantar filsafat dan ternyata banyak. bukunya nggak disegel. aku jadi bisa baca dikit. aku setuju dengan isinya tapi masih belum bisa beli. di bawah ilmu sosial ada buku TI. ada banyak. ada microsoft word 2016, corel draw untuk pemula. tapi yang menarik ada pemrograman phyton untuk teknik. di sebelah barat ada deretan ekonomi Islam. aku lihat sekilas. sepertinya masih berbasis ekonomi kapitalisme. di bagian selatan lagi paling ujung tempatnya ushul fikih. ada kitb akhlak untuk anak-anak. aku lihat semua.

ada buku bepalajaran matematika SMA. ada buku membuat website.

sekarang buku yang ditanganku. kitab tauhid. ini yang dari seminggu lebih mengisi pikiranku. yang membuatku selalu ingin ke sini untuk membelinya. jadi beli nggak?

aku merasa masih belum waktunya harus beli. tapi udah jauh-jauh masak nggak jadi. daripada beli tapi nggak kebaca. tapi suatu saat nanti butuh. daripada bolak-balik. pingin – gak pingin. harus gak harus. aku baca yang lain dulu. baca filsafat. lihat binder. lihat buku motivasi. akhirnya tetap butuh dan harus beli kan? daripada ditunda-tunda. langsung aja. aku jadi beli.

setelah beli saatnya cari bensin buat pulang. bensinku tinggal dikit. 14.20. kalau hitunganku tepat 15.20 sampai kotaku. aku cek di google map. ada yang dekat. ke selatan sampai jalur utama lalu ke timur. aku ikuti jalan.

ke selatan hingga perempatan. ke timur hingga perempatan. untung ada penanda jalan utama, yaitu dua garis sejajar marka jalan. yang lain cuma satu. jalan ini juga lebih lebar. ke timur beberapa puluh meter lalu ketemu SPBU-nya. aku belok dan masuk. beli premium Rp 10.000 dapat 1,26 liter. terus langsung pulang.

jalannya sama seperti yang pertama, waktu berangkat tadi. kali ini matahari di belakangku. aku jadi ingat dulu waktu ada acara sama teman-teman ke tulungagung, Trenggalek, Ponorogo. bedanya kali ini aku menempuhnya sendiri. terus mengikuti jalan aspal seperti yang tadi. lurus ke timur. cuma belok sedikit karena bersilangan dengan rel kereta api. masuk Ngunut, rejotangan, jimbe, hingga Kademangan. terus ke utara. Plosoarang, tuliskriyo. Tlumpu. ke utara hingga Karangsari. di dekat Mts ke barat. masuk gang. melewati rumah-rumah, sawah, rusunawa, lapangan. masuk halaman masjid. orang-orang sedang sholat ashar berjamaan. aku jadi harus ikut sholat. tapi capek dan mengantuk. tidur dulu deh. istirahat dulu. 15.20. sampai. selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar