Minggu, 14 Juni 2020

mengenang masa lalu



aku sekarang sukanya mengenang masa lalu. aku lebih suka mengingat apa-apa yang sudah terjadi, bahkan aku berusaha mengumpulkan banyak dari masa lalu. di antaranya:


1. film. contoh: jumanji, the recruit, the faculty, deep rising, zathura, star wars, predator, aliens

2. anime. contoh: inuyasha, gundam wing, gundam seed, ah my goddess, astro boys, samurai x. aku mengumpulkan beberapa anime-anime tahun 90-an.

3. acara TV. contohnya: wiro sableng, kera sakti, pesta, pesta ceria, club disney, ada apa dengan cinta, 30 hari mencari cinta. acara ini tayang sekitar tahun 1995.

4. buku. contohnya: komik-komik DAR! mizan, buku-buku Iwan januar, novel komik seperti topan marabunta, kidung kembara, jangan jadi bebek, jangan jadi seleb, surga juga buat remaja betty ta iye. buku-buku itu terbitan tahun 2004.

5. lagu lama. misalnya lagu "buat apa susah" koes plus, "bukan pujangga" base jam, memes, paramitha rusady, cici paramida, juga ada "lestari alamku" gombloh. lagu ini bikin sedih banget lihat hutan di Indonesia yang makin rusak. nggak cuma zaman sebelum tahun 2000, aku juga mencari lagu sampai tahun 2004, 2005, 2006, hingga 2008.

6. mengunjungi tempat-tempat lama seperti sekolah SD-ku, sekolah SMP, SMA hingga kampus. aku ingin mengenang kembali apa saja yang sudah terjadi di masa-masa itu. masa-masa itu begitu indah.

kenapa aku melakukan semua ini?

karena aku ingin merasa bahagia. dulu aku bahagia di antara hal-hal itu. jadi kalau ingin bahagia aku harus mengunjungi kenangan-kenangan lama itu. tujuannya biar aku ingat biar aku pernah bahagia. jadi mudah-mudahan di masa ini dan masa depan kelak aku juga akan bahagia.

kebahagiaanku sudah berada di masa lalu. kalau ingin bahagia, aku harus kembali ke sana. walau tidak benar-benar melakukan perjalanan waktu, tapi dengan kenangan, pikiranku bisa menghadirkan peristiwa-peristiwa yang telah lampau. ingatan-ingatan itu makin kuat saat aku semakin sering membangkitkannya.

ada orang yang bilang masa-masa paling indah adalah masa-masa di sekolah. tiada kisah paling indah selain di sekolah. masa mengukir prestasi yang paling dikenal juga di masa sekolah. misalnya lomba cerdas cermat, lomba olimpiade, lomba KIR dan prestasi lainnya. rangking, nilai, peringkat adanya juga di sekolah. kegiatan-kegiatan klub adanya juga di sekolah. setahuku tidak ada lomba olimpiade, sains atau ilmu pengetahuan untuk orang dewasa umum.

masa-masa lalu itu jelas lebih indah. di masa itu ujian hidupnya lebih mudah. tugas kita hanya mengerjakan tugas sekolah. tugas kita hanya belajar saja. kita masih boleh bermain.

sekarang kalau memikirkan masa kini, aku jadi harus menatap masa depan. di masa depan, gambaran yang punya hanya kehidupan yang suram. tidak apa-apa di sana. tidak ada gambaran kebahagiaan atau harapan lagi. tak ada yang kuinginkan di masa depan. yang ada hanya ujian-ujian hidup yang makin banyak dan makin berat. makin banyak yang harus aku lakukan dan aku tak yakin akan bisa melakukannya. masalah demi masalah terus berdatangan.

hanya saja aku sadar aku gak bisa terus-menerus tenggelam di masa lalu. aku juga sadar aku tak bisa mengejar masa lalu terus. masa lalu makin jauh dan takkan bisa diraih walau sekuat dan sebesar apapun usaha yang kulakukan.

lagipula aku juga tidak ingin terkurung dalam masa lalu. aku tak ingin selamanya hidup di masa lalu. yang aku inginkan dari masa lalu adalah, aku ingin memahami apa yang sebenarnya terjadi di waktu dulu itu. karena aku dulu benar-benar bodoh dengan situasi dunia sekelilingku dan teman-temanku. misalnya teman-temanku nonton konser aku mengaji. teman-temanku nonton AADC, heart, dealova, 30 hari mencari cinta aku mempelajari lubang hitam dan teori big bang. teman-temanku berpacaran aku membaca buku ekologi di perpustakaan. teman-temanku nongkrong dan update lagu terbaru, aku cuma baca buku. selama umur mudaku, aku menghabiskan waktuku hanya dengan membaca buku. sekarang aku justru tidak tahu apa-apa tentang dunia, tentang apa yang sebenarnya terjadi, tentang bagaimana dunia bekerja, tentang bagaimana kita seharusnya berbuat, bekerja, menjalani hidup. aku tak tahu apa-apa tentang semua itu.

sehingga kini aku harus belajar dan mencari. aku masih tersesat dan meraba-raba. aku membaca banyak buku lagi, bertanya kepada banyak orang. mencari informasi di internet. mencoba beberapa hal, menguji hasilnya. kalau bagus dipertahankan. kalau buruk diganti. mencoba dan mencoba. mengalami dan menjadikannya sebagai masukan. terus mencari pengetahuan baru untuk memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan diri sebagai bekal hidup untuk menghadapi masa depan, kehidupan masa dewasa yang bertambah dan kian berat.

waktu terus melangkah maju, menyeret manusia ke masa depan. aku harus menyiapkan langkah. membuat rencana. tatap masa depan. terus berjalan dan berusaha meski tertatih meski perih. demi masa depan yang cerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar